Jumat, 02 Agustus 2013

Re: Bls: [agromania] [China-Malay] Bangun Sawah Rp 20 Triliun di Indonesia

Pusat Agromania | Pusat jual beli produk agro, pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan dll: Re: Bls: [agromania] [China-Malay] Bangun Sawah Rp 20 Triliun di Indonesia -  

Mas Dwi Agung !
Saya ndaftar, Amir Notoyudo.Kita rekrut Gapoktan, kita bantu,kita bimbing mereka. Tq.

******************************************
Ingin Menjadi Anggota Premium Milis Agromania?
Buruan Daftar di http://bit.ly/heT36i
******************************************

--------------------------------------------
Pada Kam, 1/8/13, dwi agung <dwi.agunggk@gmail.com> menulis:

Judul: Re: Bls: [agromania] [China-Malay] Bangun Sawah Rp 20 Triliun di Indonesia
Kepada: "agromania" <agromania@yahoogroups.com>
Tanggal: Kamis, 1 Agustus, 2013, 8:51 PM

Dear rekan-rekan,

Ayo....siapa lagi yang mau gabung, dari pada kita bengong
saja ...........,
mari kita upayakan sendiri dan untuk kita-kita
juga.....apalagi jika nanti
ada kelebihan produksi kita bisa jual murah ke rekan-rekan
yang lain.

Saya yakin dan percaya bahwa Rekan-rekan sekalian banyak yg
pinter dan
banyak yang punya berbagai macam talenta untuk bekerja
bersama-sama.

Targetnya simple saja kok :
Fokus untuk Mencukupi kebutuhan kita sendiri

Thanks & Regards
Dwi Agung G.K.


2013/7/29 <ekobs73@yahoo.com>

> **
>
>
> Setuju pak Ivan, untuk maju di kandang sendiri.
> Kita menjadi kaget karena investor asing masuk ke
pertanian ya? Padahal
> sektor lain juga banyak, sudah dahulu.
> Tapi enggak papa lah, kan yang mensupport mereka,
orang2 kita juga. Di
> pokphand itu dari sampling man sampai vice presiden
juga orang-orang
> indonesia juga, meski banyak sipitnya untuk posisi
manager - up daripada
> pribuminya.
>
> Di cheil jedang, ada kim dan park (korea), tentu saja.
Namun sampling man
> dan security nya orang pribumi indonesia kok ( juga
salesnya).
>
>
>
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
> -----Original Message-----
> From: "Ivan N. Tambunan" <n1ko_n1ko@yahoo.com>
> Sender: agromania@yahoogroups.com
> Date: Wed, 24 Jul 2013 05:47:34
> To: <agromania@yahoogroups.com>
> Reply-To: agromania@yahoogroups.com
> Subject: Re: Bls: [agromania] [China-Malay] Bangun
Sawah Rp 20 Triliun di
> Indonesia
>
> Sebenarnya hal seperti ini bukan barang baru. Kita liat
penguasa pakan
> ternak dan ayam (baik DOC maupun pedaging) itu Charoen
Phokphan yg notabene
> dr thailand. Makanya kita sebagai orang Indonesia harus
maju terus di
> kandang sendiri, supaya ga dikuasai asing.
> Sent from my BlackBerry®
>
> ******************************************
> Ingin Menjadi Anggota Premium Milis Agromania?
> Buruan Daftar di http://bit.ly/heT36i
> ******************************************
>
>
> -----Original Message-----
> From: Abdul Azis <triple.countryman@yahoo.com>
> Sender: agromania@yahoogroups.com
> Date: Tue, 23 Jul 2013 20:40:28
> To: agromania@yahoogroups.com<agromania@yahoogroups.com>
> Reply-To: agromania@yahoogroups.com
> Subject: Re: Bls: [agromania] [China-Malay] Bangun
Sawah Rp 20 Triliun di
> Indonesia
>
> bukan kah ini jadi tamparan luar biasa buat Pemerintah,
orang luar
> investasi di kebutuhan pokok kita utk kebutuhan dalam
negeri Indonesia,
> siapa yg akan meraup keuntungan, siapa yg akan tercekik
dgn harganya
> bahkan akan menjadi lucu kalau sampai Pemerintah
membeli berasnya lewat
> Bulog utk mengamankan kebutuhan dalam negeri....
> sungguh terlalu....
>
> Abdul Azis A.
> Green Lover
> Let's save our planet by planting trees
> Sent from my mobilephone
>
> On 23 Jul 2013, at 17:01, Jaya Sentosa <j_sentosa@rocketmail.com>
wrote:
>
> > Sayang kenapa peluang besar ini tidak bisa di olah
orang lokal sendiri,
> apakah tidak ada kemampuan atau dana.....:-(
> >
> > ________________________________
> > Dari: MK. Mattawaf <mk_mtwf02@yahoo.co.id>
> > Kepada: "agromania@yahoogroups.com"
<agromania@yahoogroups.com>
> > Dikirim: Selasa, 23 Juli 2013 6:49
> > Judul: [agromania] [China-Malay] Bangun Sawah Rp
20 Triliun di Indonesia
> >
> >
> >
> > Perusahaan China-Malaysia Bangun Sawah Rp 20
Triliun di Indonesia
> > Liputan6.com, Kuala Lumpur : Kelompok agribisnis
China-Malaysia tengah
> berupaya membangun lahan persawahan dan proyek
pengolahan terpadu pada
> November mendatang di Indonesia. Dengan dana investasi
US$ 2 miliar (Rp
> 20,3 triliun), perusahaan China ini berharap bisa
memasuki pasar berkembang
> di tanah air sekaligus memenuhi pasokan beras domestik
(dst....)
> >
> > ######################
> > DICARI MITRA KERJASAMA
> > http://bit.ly/HCxPN1
> > ######################
> >
> > LINK :
> http://id.berita.yahoo.com/perusahaan-china-malaysia-bangun-sawah-rp-20-triliun-063700192.html
> >
> > Komentar ANDI M.( yg dapat Jempol Banyak) :
> > menyedihkan: asing pakai tanah dan tenaga kita,
hasilnya di jual ke
> kita, untungnya di bawa pulang ke asing......
> > catatan: mereka menang teknologi, ulet....
> > Bodohnya kita: negara pertanian, kalah di riset,
uangnya hanya habis di
> korupsi ama dipakai pemilihan pilkada segala....
> > Selogan: belajarlah dari negeri cina........ ga
usah jauh2 pak, negeri
> cinanya yg nyamperin didepan mata masa iya kita tidak
bisa belajar ato niru
> mereka.......
> >
> > [Non-text portions of this message have been
removed]
> >
> > [Non-text portions of this message have been
removed]
> >
> >
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>

>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

PASAR ONLINE AGROBISNIS
http://www.agrosukses.comYahoo! Groups Links


    agromania-fullfeatured@yahoogroups.com


__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (58)
Recent Activity:
PASAR ONLINE AGROBISNIS
http://www.agrosukses.com
.

__,_._,___

=== IKLAN HERBAL ===

.:: Kunjungi Pusat Promo Herbal Reaksi Cepat ::.

http://herbalreaksicepat.cu.cc
http://kiosxamthon.blogspot.com
http://pusatredpropolis.blogspot.com


Tidak ada komentar :

Posting Komentar